Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Pertamina Raih Dua Penghargaan Marketeers SME Enablers Award 2022 | Ngemil Kuliner Smoked Beef yang Laris Manis di Jakarta, Apa Saja Pilihannya? | ShopeeFood Luncurkan Festival Kuliner Lokal 17.8, Saatnya Berburu Makanan Favoritmu | Desa Energi Berdikari Pertamina, Dorong Petani Boyolali Kembangkan Energi Terbarukan | Jadi Buruan Pelanggan, Bakso Ayu Malang Rasanya Bikin Ketagihan | Jerman Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet Pada Anak | Hadir di Pesta Rakyat Simpedes, SuperApps BRImo Diminati Seluruh Lapisan Masyarakat | Gelar Shop For Free, BRImo Traktir 900 Nasabah Loyal se-Indonesia | Siap Menggoyang Lidah, Olahan Rica-Rica di Jakarta Ini Cocok Jadi Stok Lauk di Rumah | Optimalkan Kinerja Operasi, Pertamina Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional | Pertamina Jaring Putra-Putri Riau Bekerja di PHR WK Rokan | Digital Banking Apps Paling Digemari, BRImo Catatkan Kenaikan Transaksi 136,5% | Sambut Bulan Kemerdekaan, Ada Berbagai Promo Menarik dari Luminor Hotel Purwokerto | Citayam Fashion Week: Magnet Subkultur Baru Muda Mudi di Jakarta | Dari Jogging hingga Hangout, Mix and Match Sports Shoes Bikin Gaya Naik Level |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

5 Alasan Penulis Perlu Hati-hati Memberikan Naskahnya pada Orang Lain

Oleh : Rista Simbolon (Via IDN Times ) | Diterbitkan 1 month ago | Short link: https://nextbook.co/9994697

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Sebagai penulis, terkadang kamu perlu memiliki pembaca pertama untuk naskah-naskahmu. Tujuannya agar kamu mendapatkan masukan dari mereka tentang hal-hal dalam naskah yang butuh diperbaiki. Dengan begitu, naskahmu diharapkan sudah lebih rapi ketika diajukan ke penerbit atau media massa.

Akan tetapi, berhati-hatilah saat kamu hendak memberikan naskahmu pada orang lain. Tidak salah juga apabila kamu memilih tak menggunakan bantuan pembaca pertama buat naskah-naskahmu. Berikut pertimbangannya:

1. Mencegah naskahmu disalahgunakan

Bagi seorang penulis, naskah merupakan hartanya yang paling berharga. Naskah tersebut ditulis tidak hanya menggunakan pikiran, tetapi juga memerlukan penghayatan batin utamanya naskah fiksi.

Bahkan kerap kali menggambarkan pengalaman hidup penulis sendiri. Terbayang kan, betapa pribadi arti naskah bagi penulisnya? Kalau sampai naskahmu disalahgunakan orang, diakui sebagai karyanya lantas dipublikasikan, kamu pasti sangat sakit hati dan merugi.

2. Kamu tentunya tak ingin mendengar komentar dari sembarang orang

Masukan dari orang lain memang dibutuhkan agar naskahmu menjadi lebih baik. Akan tetapi, pastinya kamu lebih memerlukan saran dari orang yang punya banyak pengalaman di bidang kepenulisan. 

Jika kamu tidak selektif, masukan yang didapatkan justru hanya akan membuatmu bingung. Upayamu untuk memperbaiki naskah malah bikin naskah tambah berantakan lantaran mengikuti saran yang asal-asalan.

3. Sikap mengajukan diri untuk membaca naskahmu tergolong tidak etis

Berhati-hatilah apabila ada teman yang tahu-tahu mengajukan diri buat menjadi pembaca pertamamu. Ia seharusnya mengerti bahwa saat kamu menulis sebagai sebuah pekerjaan, bukan sekadar cari pengakuan atau hobi, naskah sifatnya sangat pribadi.

Orang-orang yang menjadi pembaca pertama naskahmu dilarang keras membocorkannya sedikit saja pada siapa pun atau melalui apa pun. Akan lebih tepat bila kamulah yang meminta dengan sopan sejumlah orang buat membaca naskahmu sebelum dikirimkan ke penerbit atau media massa.

4. Banyak orang sekadar kepo, bukan betul-betul tertarik membaca naskahmu

Ketika kamu memulai perjalananmu sebagai seorang penulis, terkadang dirimu menyamakan keduanya. Bahkan, teman yang kepo dengan naskahmu diartikan mendukung cita-citamu sebagai penulis. Kenyataannya, keduanya berbeda.

Jika kamu menulis 100 halaman misalnya, orang yang cuma kepo tidak membaca seluruhnya. Hanya berhenti di beberapa titik dan akhirnya lebih banyak mencela hasil kerja kerasmu daripada mengapresiasi atau memberikan kritik yang membangun.

Atau yang tak kalah menyakitkan, dia cuma bersemangat ketika meminta naskahmu untuk dibaca. Tiba waktunya kamu menagih komentarnya buat menjadi bahan perbaikan naskah, ia bersikap cuek seakan-akan naskahmu tidak penting.

5. Kamu perlu lebih fokus buat menyelesaikan dan merapikannya

Bekerja dalam sunyi sepertinya memang yang terbaik untuk seorang penulis. Ini menjaga konsentrasi tidak terpecah atau suasana hatimu memburuk. Sulit mempertahankan keduanya ketika naskahmu ada di tangan orang lain yang bukan editor dari penerbit atau media massa yang kamu tuju.

Naskah yang masih jauh dari rapi bahkan belum selesai bisa jadi tak akan pernah kelar. Ini disebabkan oleh banyaknya komentar yang kamu terima dari orang-orang yang membacanya. Kamu menjadi ragu dalam meneruskan naskah.

Bila kamu membutuhkan pembaca pertama untuk naskah-naskahmu, pilihlah dengan hati-hati. Jika kamu tipe orang yang sensitif, sebaiknya bekerjalah seorang diri sampai naskah itu beres dan siap dikirimkan atau dipublikasikan. Ketahui kamu tipe penulis yang seperti apa.


5 Alasan Penulis Perlu Hati-hati Memberikan Naskahnya pada Orang Lain | Bang Naga | on 4:48:09am Minggu 14 Agustus 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 5 Alasan Penulis Perlu Hati-hati Memberikan Naskahnya pada Orang Lain
Description: 5 Alasan Penulis Perlu Hati-hati Memberikan Naskahnya pada Orang Lain
Alamat: https://nextbook.co/news/9994697-5-alasan-penulis-perlu-hati-hati-memberikan-naskahnya-pada-orang-lain.html
Artikel Terkait


Artikel Lainnya















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Tren Warna Kaca Film Bergeser, tak Lagi Silver
  • Ngalahin Seri S, Bos Samsung Ingin Galaxy Z Series Terjual Sampai Sold Out di 2025
  • Samsung Harap Seri Galaxy Z Lampaui Penjualan Seri Galaxy S di 2025
  • Ferxiic Main Apik, EVOS Gilas Bigetron di MPL Season 10
  • Bungkam Geek Fam, Alter Ego Raih Poin Penuh pada Laga Pertamanya di MPL S10
  • Cara Mudah Menghapus Akun PUBG Mobile Secara Permanen
  • Grab Pecat Oknum Ojol yang Lecehkan Perempuan di Bali
  • Daftar Harga HP Xiaomi dan Poco Terbaru per Agustus 2022
  • Penasaran Chat Diabaikan? Cek Apakah Nomor WhatsApp Diblokir dengan Cara Ini!
  • Cara Mudah Mengatasi Tidak Bisa Login Main Free Fire
  • Tutorial Cara Ganti Sandi IG tapi Lupa Sandi Lama
  • Penjelasan Transformasi Bangun Datar dari Persegi ke Lingkaran
  • iPhone 6 iOS Berapa? Ini Jawabannya
  • Jangan Bingung, Ini Cara Pakai PeduliLindungi di Mall yang Benar
  • 2 Cara Registrasi Kartu Indosat dengan Mudah via SMS dan Website

  • Cinta











    
                            5 Cara Selektif Menentukan Circle Pertemanan

    5 Cara Selektif Menentukan Circle Pertemanan


    Sumutkota.com ... Read More →






    Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 nextbook.co | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds