Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Deretan Puding di Medan yang Cocok Jadi Camilan Anak di Rumah | Strategi Perencanaan Belanja Bulanan Lebih Hemat, Demi Gaji Nggak Terkuras Habis | Status Pegawai BUMN Tidak Halangi Izam Harumkan Nama Bangsa di SEA Games Vietnam | Riset Snapcart: Shopee Jadi Top of Mind Konsumen di Indonesia | Wujudkan Bumi Layak Huni, BRI Berkomitmen Tingkatkan Dukungan ke Green Sector | Dicari Konsumen, Ini Ide Bisnis Kuliner Online Laris Manis di 2022 | Direktur Utama BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai Business Person of The Year | Tren Korean Style Makin Populer, Ini Lho Produk yang Bikin Bisnis Online Untung Besar | Selain Sambal Matah, Sambal Embe Khas Bali Tak Kalah Juara Lezatnya | Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta? | 5 Pilihan Lauk Khas Bali yang Enak Ini Bisa Dijumpai di Jakarta | Bali in a Bowl, Lezatnya Kuliner Bali Dalam Mangkuk Kini Hadir di Jakarta | Sempurnakan Waktu Bersantai dengan Lezatnya Roti Kukus Srikaya Dapur Shahnaz | Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-obatan dan APD ke Beberapa Wilayah | Rindu Nikmatnya Choipan? Tak Perlu ke Pontianak Dulu, Ini yang Lezat di Jakarta |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Menuju Endemi, Lazada Prediksi Penjualan E-commerce Masih Tetap Ramai

Oleh : Rista Simbolon (Via Nextren ) | Diterbitkan 2 Minggu yang lalu | Short link: https://nextbook.co/9792271

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Ilustrasi aplikasi Lazada. (Fahmi Bagas)

Nextren.com -Lazada melakukan sebuah riset Digital Commerce Confidence Index (DCCI) 2022 di kuartal pertama (Q1) se Asia Tenggara.

Dari riset DCCI Lazada tersebut menunjukkan penjualan di e-commerce masih tetap ramai meski menuju endemi Covid-19.

Mengutip Kompas.com, menurut Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman mengatakan, ada dua indikator yang dapat menjadi rujukan menuju ke fase endemi bagi Indonesia.

Kedua indikator tersebut adalah angkaproduction numberyang sudah di angka 1 ke bawah dan tingkatpositivity ratedi bawah 5 persen secara nasional.

"Tapi secara de jure (hukum) faktanya saat ini statusnya masih pandemi dan itu otorisasinya di bawah WHO," ujar Dicky kepada Kompas.com,Jumat (13/5).

Mungkin karena belum pastinya endemi, penjual e-commerce kemungkinan masih ramai dan optimis.

Hal ini terlihat dengan tiga dari empat penjual daring sepakat situasi akan menjadi lebih baik di kuartal selanjutnya.

"Menurut Lazada Consumer Study, 73 persen konsumen di Asia Tenggara memandang belanja daring menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," ujar Magnus Ekbom, Chief Strategy Officer Lazada Group dari rilis yang diterima Nextren (13/5).

Penjual di Lazada se Asia Tenggara menurut riset Lazada optimis terhadap pertumbuhan bisnis di mana 77% responden penjual online memperkirakan akan ada peningkatan 10% penjualan di Q2 tahun ini.

Survei yang dilakukan pada kuartal pertama 2022 dengan melibatkan 766 penjual daring di Asia Tenggara sebagai responden juga memberikan hasil lainnya.

Optimisme penjual merupakan momentum dari Q4 tahun 2021, di mana 74% penjual memperkirakan setidaknya akan mendapatkan peningkatan keuntungan penjualan sebanyak 10% dalam Q1 2022.

Demikian pula dengan penjual yang memperkirakan terjadinya penurunan penjualan telah berkurang, dari 12% di Q4 2021 menjadi 7 persen di Q1 2022.

Perayaan seperti Ramadan dan Paskah di negara-negara yang merayakan, dan juga musim liburan yang akan datang menjadi pendorong utama pola pandang positif.

Karena periode ini umumnya berarti adanya peningkatan permintaan dan konsumsi barang dari pembeli.

Untuk mendukung antisipasi pertumbuhan dalam penjualan daring di kuartal selanjutnya, 74% penjual menyatakan mereka akan meningkatkan inventaris produk setidaknya 10% dalam tiga bulan ke depan.

Sementara itu, 47% mengatakan penjual akan menambahkan sumber daya manusia yang menandai kepercayaan akan pertumbuhan bisnis.

Tidak hanya soal optimis dan pertumbuhan penjualan yang didata oleh Lazada.

Survei atau riset juga mengatakan memiliki penjual di Lazada banyak di kategori general merchandise (81 persen), fesyen (78 persen), dan fast-moving consumer goods (76 persen).

Temuan ini juga sejalan dengan preferensi konsumen belanja daring, di mana fesyen dan kesehatan-kecantikan berada di posisi puncak untuk pembelian daring selanjutnya, menurut Lazada Consumer Study yang terbaru dari konsumen di Asia Tenggara.

Terlebih lagi, studi yang sama menunjukkan bahwa pelanggan mencari harga yang lebih murah, biaya pengiriman yang terjangkau, kemudahan pencarian serta kenyamanan ketika berbelanja daring.

Berdasarkan DCCI Lazada pada kuartal pertama 2022, bisnis memahami betul faktor yang mempengaruhi tingkat kenyamanan pelanggan.

Sehingga bisnis perlu melakukan upaya dalam memikat konsumen untuk berbelanja daring dan memastikan harga produk mereka bersaing.

Sebanyak 58% penjual mengungkapkan bahwa upaya menarik traffic konsumen serta 56% diantaranya mengemukakan peningkatan persaingan harga menjadi dua pertimbangan utama untuk pertumbuhan di kuartal selanjutnya.

Di sisi lain, 23% penjual juga mengatakan bahwa biaya operasional yang tinggi sebagai tantangan potensial, yang menggambarkan ketidakpastian dalam pertumbuhan global.

Seperti meningkatkan tingkat inflasi, ketidakstabilan geopolitik yang berpengaruh terhadap cadangan minyak dan disrupsi terhadap rantai pasok global.

Menurut Magnus, Digital Commerce Confidence Index Lazada merupakan yang keempat kalinya dihadirkan.

Namun untuk studi kali ini menunjukkan kepercayaan diri penjual meningkat seiring dengan memulihnya roda perekonomian.

"Penjual daring yang dapat memahami preferensi dan tren pembeli daring akan berada pada posisi yang aman untuk tetap dapat bersaing dan memenangkan industri perdagangan digital," ungkap Magnus. (*)


Menuju Endemi, Lazada Prediksi Penjualan E-commerce Masih Tetap Ramai | Bang Naga | on 3:07:35am Minggu 29 Mei 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Menuju Endemi, Lazada Prediksi Penjualan E-commerce Masih Tetap Ramai
Description: Menuju Endemi, Lazada Prediksi Penjualan E-commerce Masih Tetap Ramai
Alamat: https://nextbook.co/news/9792271-menuju-endemi--lazada-prediksi-penjualan-e-commerce-masih-tetap-ramai.html
Artikel Terkait
Artikel Lainnya










                            Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta?

Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta?


Lazoid.com ... Read More →






Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Begini Cara Copy Paste Pakai Keyboard di Google Drive
  • Memformat di Google Document Kini Makin Mudah, Begini Caranya
  • Melalui POCO M3 Pro 5G, POCO Percepat Adopsi Teknologi 5G
  • Erajaya Digital Tambah Fitur Baru di Program Upgrade Terusss!
  • Bawa Program “Flex” Fintech Foundation, Kominfo Bermitra dengan 10×1000 Tech for Inclusion
  • Gelar Webinar “Virtual Days” Pada 9-10 Juni 2022, LANXESS akan Update Perkembangan di Tiap Lini Industri
  • Infinix Note 12 Akan Hadir 30 Mei 2022, Tawarkan Keunggulan di Multitasking
  • Daftar Harga HP Oppo Terbaru Bulan Mei 2022: Oppo A54, Oppo A76, Oppo A95, Oppo Reno5, Oppo Reno6
  • Hemat Kuota Data, Ini Cara Mematikan Fitur Download Foto dan Video Otomatis di WhatsApp
  • 8 Kota Paling Ramah Lingkungan di Dunia, Adakah Kota di Indonesia?
  • Cara Mengganti Tema Telegram dengan Mudah
  • Cara Menghapus Chat di Telegram secara Sederhana
  • Tutorial Cara Mode Gelap Youtube di Android
  • Tutorial Cara Mode Gelap Semua Aplikasi Media Sosial
  • Tata Cara Tukar Poin Tri dengan Kuota Data 2022

  • Cinta





    
                            7 Fakta Menarik Pernikahan di Korea Selatan

    7 Fakta Menarik Pernikahan di Korea Selatan


    Sumutkota.com ... Read More →












    Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 nextbook.co | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds